Penguatan Literasi Kewarganegaraan melalui Pemanfaatan Museum Kebangkitan Nasional sebagai Sumber Belajar PPKn Berbasis Outdoor Learning
DOI:
https://doi.org/10.37640/japd.v6i2.2887Keywords:
literasi kewarganegaraan, Museum Kebangkitan Nasional, outdoor learningAbstract
Penguatan literasi kewarganegaraan merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kewarganegaraan peserta didik melalui pemanfaatan Museum Kebangkitan Nasional sebagai sumber belajar berbasis outdoor learning. Kegiatan dilaksanakan pada 2 April 2026 di Museum Kebangkitan Nasional Jakarta dengan melibatkan 255 siswa kelas VIII SMP. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, eksplorasi artefak sejarah, diskusi kelompok, dan refleksi kewarganegaraan. Evaluasi program dilakukan melalui instrumen pre-test dan post-test yang mengukur tiga dimensi literasi kewarganegaraan, yaitu civic knowledge, civic skills, dan civic disposition. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi peserta selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan rata-rata literasi kewarganegaraan sebesar 35% setelah mengikuti kegiatan. Peningkatan tertinggi ditemukan pada aspek pemahaman sejarah pergerakan nasional, yang ditunjukkan melalui kemampuan siswa menjelaskan proses lahirnya kesadaran kebangsaan Indonesia berdasarkan pengalaman langsung mengamati ruang kelas STOVIA, ruang anatomi, dan asrama pelajar. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis outdoor learning di museum mampu menghadirkan pengalaman belajar yang autentik, kontekstual, dan bermakna. Dengan demikian, Museum Kebangkitan Nasional dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar alternatif yang efektif dalam memperkuat literasi kewarganegaraan serta menumbuhkan kesadaran kebangsaan peserta didik.
References
Ennes, M., & Henson, E. (2025). Informal educators’ self-efficacy for facilitating youth civic engagement for the environment. Journal of Museum Education. https://doi.org/10.1080/10598650.2025.2466227
Habibah, S. M., & Sapriyah. (2021). Global citizenship education: A framework of civic literacy in Indonesia. Proceedings of the International Joint Conference on Arts and Humanities 2021 (IJCAH 2021), 625–628. https://doi.org/10.2991/assehr.k.211223.106
Hodriani, H., Halking, H., Dharma, S., Nainggolan, M., & Junaidi, J. (2025). Moral dilemma-based citizenship education learning as an effort to strengthen cultural and citizen literacy. Proceedings of the International Conference on Innovation in Education, Science, and Culture. https://doi.org/10.4108/eai.17-9-2024.2353000
Hooper-Greenhill, E. (2007). Museums and education: Purpose, pedagogy, performance. Routledge.
Johnson, E. B. (2021). Contextual teaching and learning: What it is and why it is here to stay. Corwin Press.
Kolb, A. Y., & Kolb, D. A. (2022). Experiential learning theory: A dynamic, holistic approach to management learning, education and development (2nd ed.). Sage Publications.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.
Könnel, E. J., Geuer, L., Schlindwein, A., Perret, S., & Ulber, R. (2025). The effects of an outdoor learning program, “GewässerCampus”, in the context of environmental education. Education Sciences, 15(5), 550. https://doi.org/10.3390/educsci15050550
Kurniati, P., Aprilia, B. K., Mulyati, H., Rostiani, R., & Nuralamsyah, I. (2025). Outdoor learning berbasis kearifan lokal di Candi Prambanan: Inovasi pembelajaran PPKn untuk menumbuhkan civic culture siswa. Citizen: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(5), 1241–1250. https://doi.org/10.53866/jimi.v5i5.1002
Miller, D. (2015). Citizenship and national identity. Polity Press.
Museum Kebangkitan Nasional. (2025). Profil Museum Kebangkitan Nasional. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Diakses dari Museum Kebangkitan Nasional
Priest, S. (1986). Redefining outdoor education: A matter of many relationships. Journal of Environmental Education, 17(3), 13–15. https://doi.org/10.1080/00958964.1986.9941413
Salam, M., Iskandar, D., & Nurhayati, S. (2023). Service learning as an innovative approach to strengthen student engagement and civic responsibility in higher education. Journal of Community Engagement and Education, 7(2), 115–126.
Schunk, D. H. (2023). Learning theories: An educational perspective (9th ed.). Pearson Education.
Trisiana, A., Priyanto, A., & Sutoyo. (2024). Analysis of developing anti-corruption education in Indonesia through media-based citizenship education learning smart mobile civic. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 43(1). https://doi.org/10.21831/cp.v43i1.60261
Wibowo, A., & Suryani, N. (2024). Outdoor learning strategy in strengthening civic literacy and historical awareness among students. Journal of Social Studies Education Research, 15(1), 45–61.
Winataputra, U. S., & Budimansyah, D. (2012). Pendidikan kewarganegaraan dalam perspektif internasional dan konteks Indonesia. Widya Aksara Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Eky Indraweni Safitri, Sri Rahayu Pudjiastuti, Sri Rumiati, Mohamad Sutisna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author(s) agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


















