Revitalisasi Cerita Rakyat Lebak melalui Praktik Penerjemahan dan Storytelling dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
DOI:
https://doi.org/10.37640/japd.v6i2.3012Keywords:
budaya lokal, cerita rakyat, pelatihan guru, penerjemahan, storytellingAbstract
Cerita rakyat Lebak merupakan sumber budaya lokal yang potensial untuk memperkuat pembelajaran bahasa Inggris yang kontekstual sekaligus mendukung pelestarian warisan budaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru bahasa Inggris anggota MGMP Kabupaten Lebak dalam memanfaatkan cerita rakyat melalui praktik penerjemahan dan storytelling. Program menggunakan pendekatan partisipatif berbasis lokakarya dan pendampingan praktik, meliputi persiapan bahan, pelatihan penerjemahan, pelatihan storytelling, presentasi kelompok, serta refleksi. Pelaksanaan utama berlangsung pada 24 Juli 2026 di SMP Negeri 4 Rangkasbitung. Materi menggunakan cerita rakyat Lebak dan buku saku yang memadukan contoh bilingual, strategi penerjemahan, pemetaan struktur cerita, penggunaan suara dan gestur, serta keterlibatan audiens. Secara deskriptif, kegiatan menghasilkan model pembelajaran berantai dari teks lokal, mediasi makna melalui penerjemahan, adaptasi lisan, hingga storytelling sebagai aktivitas komunikatif. Program juga menghasilkan buku saku, poster, dokumentasi, dan rancangan tindak lanjut. Evaluasi terukur dan pemantauan implementasi di kelas direkomendasikan untuk memperkuat bukti dampak program.
References
Baker, M. (2018). In other words: A coursebook on translation (3rd ed.). Routledge.
Danandjaja, J. (2007). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Pustaka Utama Grafiti.
David, S. S., Pacheco, M. B., & Jiménez, R. T. (2019). Designing translingual pedagogies: Exploring pedagogical translation through a classroom teaching experiment. Cognition and Instruction, 37(2), 252-275. https://doi.org/10.1080/07370008.2019.1580283
Fois, E. (2020). ELT and the role of translation in developing intercultural competence. Language and Intercultural Communication, 20(6), 561-571. https://doi.org/10.1080/14708477.2020.1800025
Inderawati, R., Amrullah, A., Sofendi, S., Mirizon, S., Purnomo, M. E., Ernalida, E., Indrawati, S., Shilviany, S., & Alwi, Z. (2022). South Sumatra local culture-based teaching materials training for vocational school language teachers. ENGLISH FRANCA: Academic Journal of English Language and Education, 6(1), 65-82. https://doi.org/10.29240/ef.v6i1.3665
Nair, V., & Yunus, M. M. (2021). A systematic review of digital storytelling in improving speaking skills. Sustainability, 13(17), 9829. https://doi.org/10.3390/su13179829
Pintado Gutiérrez, L. (2021). Translation in language teaching, pedagogical translation, and code-switching: Restructuring the boundaries. The Language Learning Journal, 49(2), 219-239. https://doi.org/10.1080/09571736.2018.1534260
Program Studi Sastra Inggris FHISIP Universitas Terbuka. (2026). Buku saku: Revitalisasi cerita rakyat Lebak melalui praktik penerjemahan dan storytelling dalam pembelajaran bahasa. Universitas Terbuka.
Romrome, A. Y., & Ena, O. T. (2022). Incorporating local culture in English language teaching for Papuan junior high school students. Journal of English Education and Teaching, 6(2), 207-221. https://doi.org/10.33369/jeet.6.2.207-221
UNESCO. (2023, April 5). Intangible cultural heritage education. https://www.unesco.org/en/articles/intangible-cultural-heritage-education
UNESCO. (2024, February 15). What you need to know about culture and arts education. https://www.unesco.org/sdg4education2030/en/articles/what-you-need-know-about-culture-and-arts-education
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hilma Erfiani Baroroh, Widyasari, Rahmat Budiman, Ardik Ardianto, Karnedi, Enggar Mulyajati, Agus Riyanto, Vica Ananta Kusuma, Arina Haque, Annisa Putri Asih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Author(s) agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


















