Peningkatan Kemampuan Menyimak Anak melalui Metode Bercerita dengan Boneka Tangan
Kata Kunci:
boneka tangan, kemampuan menyimak anakAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak melalui metode bercerita dengan boneka tangan. Penelitian dilaksanakan di R.A Masirotul Awliya kelompok A usia 4-5 tahun dengan subjek penelitian sebanyak 6 anak. Metode penelitian ini penelitian tindakan kelas yang mengikuti model Kemmis dan Taggart. Penelitian ini mencakup 2 siklus di mana masing-masing siklus mencakup 4 tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Data dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan menyimak yang signifikan pada anak kelompok A. Hal ini dibuktikan dengan hasil presentase rata-rata kemampuan menyimak yan g meningkat pada setiap siklusnya yaitu pada pra tindakan= 38%; siklus 1=50%; siklus 2=78% dan hasil wawancara menyimpulkan bahwa metode bercerita adalah menyenangkan bagi anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran dengan menggunakan boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara II

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
The authors agree that this article remains permanently open access under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




